Dialog Interaktif di Persada FM dengan Tema Potensi Pertanian Tanaman Pangan di kabupaten Blitar

Dinas Pertanian Kabupaten Blitar, Dialog Interaktif di Persada FM dengan tema Potensi Pertanian Tanaman pangan di Kabupaten Blitar dengan narasumber Kepala Dinas Pertanian Ir.Eko Priyo Utomo, Koordinator BPSB Blitar Ir.Hari Mularsono, Gapoktan Kecamatan Wlingi dan Wakil Ketua HPPB Kabupaten Blitar Dengan Host Ita Aisesya, dialog berjalan dengan lancar dengan bahasan pertama Kepala Dinas Pertanian menyampaikan bahwa Sektor Pertanian sebagai prioritas di Kabupaten Blitar karena 65-70% masyarakatnya adalah petani dengan komoditas unggulan tanaman pangan adalah Padi, Jagung, kedelai dengan luas tanam untuk padi 67.000-68.000/ha dengan luas baku sawah yang ada di blitar sekitar 31.000 sudah sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pangan untuk masyarakat Blitar bahkan surplus sedangkan untuk jagung dengan tujuan untuk mencukupi kebutuhan peternak yang ada di blitar, Upaya dan Inovasi yang di lakukan untuk meningkatkan hasil yang maksimal adalah Peningkatan IP (indeks Pertanaman) untuk wilayah-wilayah yang IP semula 1 (satu) kita tingkatkan menjadi 2 (dua) dan seterusnya sampai dengan angka tertinggi adalah IP 3 (tiga) dengan dukungan bantuan Infrastruktur maupun peralatan, dalam hal ini Kelompok Tani kita berikan bantuan berupa Jaringan Irigasi dan Alat Pertanian, Benih, Pupuk dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan Kelompok Tani.

Ketua Gapoktan Wlingi menyampaikan bahwa apa yang disampaikan Kepala Dinas Pertanian benar dengan contoh daerah wlingi yang bisa dikatakan lumbung pangan blitar itu sepanjang tahun bisa di tanami padi yang awalnya dulu 5 (lima) kali dalam kurun waktu 2 (dua) tahun sekarang menjadi 3 (tiga) kali dalam 1 (satu) tahun berkat dari upaya dan bantuan peralatan  dari Dinas Pertanian akan tetapi dengan peralatan pertanian bantuan dinas pertanian suatu contoh alat tanam (transplanter) masih ada petani yang tidak mau menggunakan alat tersebut mereka masih memilih tanam dengan manual dengan alasan bermacam-macam padahal saat ini buruh tanam itu sudah sangat minim bahkan 2 (dua) atau 3 (tiga) tahun ke depan kita sudah sulit untuk mencari buruh tanam sehingga dengan adanya alat tanam ini akan sangat membantu ketika petani nanti mulai sulit untuk mencari buruh tanam.

Wakil Ketua HPPB (Himpunan Produsen Pedagang Benih) Kabupaten Blitar menyampaikan bahwa potensi usaha perbenihan sangat berpotensi di kabupaten blitar karena kebutuhan benih yang bermutu sangatlah tinggi karena benih yang di hasilkan produsen belum mampu memenuhi kebutuhan blitar sendiri masih perlu suplai benih dari luar peluang bagi petani apabila mau menjadi penangkar benih atau bermitra dengan produsen benih.

Harapan Kepala Dinas Pertanian, dari target di atas di bulan nopember minggu ke 2 (dua) sudah mencapai 3.917 ha dan mudah-mudahan untuk di musim tanam berikutnya bisa tercapai sampai dengan bulan september tahun 2017, agar supaya petani bisa berkerjasama dengan  Dinas Pertanian untuk mencapai target yang telah di tentukan dengan memanfaatkan bantuan serta teknologi yang telah di berikan secara maksimal sehingga bisa meninkatkan produksi dan secara otomatis pendapatan petani Blitar meningkat dan lebih sejahtera.

About Dinas Komunikasi dan Informatika